ageninfinesse.net/ | Kanker Saluran Empedu; Gejala, Penyebab, Cara mencegah dan Pengobatannya – Kanker saluran empedu atau Cholangiocarcinoma merupakan sel kanker atau tumor yang menyerang saluran empedu.  Fungsi seluran empedu ialah untuk mengumpulkan serta mengalirkan cairan dari hati dan kantong empedu menuju usus halus, guna mencerna lemak pada makanan. Kanker saluran empedu bisa terjadi di bagian manapun dalam saluran empedu. Kanker yang muncul pada saluran empedu di dalam organ hati disebut dengan intrahepatic cholangiocarcinoma. Kanker ini biasanya digolongkan sebagai kanker hati. Sedangkan kanker saluran empedu di luar organ hati disebut hilar cholangiocarcinoma atau perihilal cholangiocarcinoma. Kanker saluran empedu juga dapat tumbuh di bawah saluran empedu dekat usus halus yang disebut dengan distal cholangiocarcinoma.
 
Kanker saluran empedu dapat menembus dinding pada saluran empedu dan menyerang organ maupun jaringan di sekitarnya. Jika tingkat lebih parah, maka kanker dapat menyebar ke kelenjar getah bening yang ada di dekatnya. Selain menyerang kelenjar getah bening, kanker ini juga dapat Penyebaran organ hati, dinding rongga perut, atau paru-paru. Meski penyebarannya bisa sangat cepat, kanker saluran empedu termasuk langka.
Gejala Kanker Saluran Empedu

Kanker Saluran Empedu

Kanker saluran empedu atau yang sering disebut juga dengan Kanker kandung empedu tumbuh pada perbandingan pria dan wanita adalah 1 : 2, terutama wanita yang berumur 60 ke atas lebih gampang terkena penyakit mematikan ini. Jika seseorang sudah dinyatakan terkena penyakit tumot kandung empedu maka sudah berang tentu akan mengalami masa hidup sebentar lagi. kemungkinan jangka waktu hidup 5 tahun hanya 3%.
 
Untuk itu, agar anda lebih tahu tentang penyakit yang cukup mematikan ini. kita berikan informasi kepada anda tentang gejala kanker kandung empedu, penyebab kanker saluran empedu, cara mencegah kanker empedu dan pengobatan kanker saluran empedu. berikut ulasannya;

Gejala Kanker Saluran Empedu

Secara umum gejala atau ciri – ciri penderita penyakit kanker kandung empedu dapat diketahu sebagai berikut;
1. Perut terasa sangat nyeri
Penderita kanker saluran empedu akan merasa nyeri pada Perut bagian kuadran kanan atas, mual – mual yang disertai muntah dan terasa kembung.
2. Penyakit kuning
Penderita kanker kandung empedu diawali dengan terserang penyakit kuning dimana mata dan kulitnya berwarna kuning. namun penyakit kuning tersebut tidak disertai oleh rasa sakit pada penderitanya.
3. Adanya benjolan pada perut
Benjolan akan terjadi pada jaringan perut tetapi pada bagian kanan atas. Benjolan dapat diraba dan terasa sangat sakit tetapi rasa nyeri akan terasa pada seluruh bagian dalam perut bahkan bisa menjalar kearah bahu sebelah kanan.
4. Kulit terasa gatal – gatal
Gatal gatal terasa pada hampir disekujur tubuh ketika jumlah bilirubin mengalami peningkatan yang akhirnya dapat merangsang saraf perifer. Gatal gatal juga di iringi dengan jantung yang berdebar debar, terserang stres berat, kelelahan dan perut terasa perih dan mual.
5. Nafsu makan menurun
Kanker empedu dapat membuat seorang penderita kehilangan nafsu makannya, hal ini disebabkan karena sekitar saluran dinding empedu terjadi peradangan.
6. Urin berwarna keruh
Penderita kanker empedu yang belum mengetahui dirinya terkena kanker akan mendapati warna air kencingnya berwarna keruh dan lebih gelap dari biasanya, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan bilirubin dalam darah.
7. Penurunan berat badan secaar signifikan.
Penderita kanker saluran empedu akan menurun berat badannya. hal ini dikarenakan sedikit asupan makanan yang masuk dalam tubuh.
Penyebab Kanker Saluran Empedu atau kanker kandung Empedu

Penyebab Kanker Saluran Empedu

Setelah anda mengetahu gejala dari penyakit tumor kandung empedu maka selanjutnya adalah anda harus tahu penyebab penyakit ini menyerang manusia. adanya sesuatu pasti ada penyebabnya. termasuk penyakit kanker saluran empedu, berikut penjelasannya;
  1. Pada wanita menopause usia dini, dan jumlah hamil melahirkan banyak dapat menambah kemungkinan munculnya kanker kandung empedu, mungkin berhubungan dengan perubahan hormone pada wanita hamil.
  2. Polip kandung empedu lebih besar atau sama dengan 10 mm, persentasenya berubah menjadi kanker mencapai 23%.
  3. Pasien wanita berumur 50 ke atas, radang kandung empedu kronik atau yang tumbuh berulang-ulang.
  4. Suka makan makanan awetan, gorengan, pedas dan makanan sejenisnya dapat menambah resiko terkenanya kanker kandung empedu.
  5. Merokok, minum alcohol, pola makan tinggi lemak tinggi kalori dapat berfungsi sebagai factor pendukung terhadap tumbuhnya kanker kandung empedu.
  6. Batu empedu. Kemungkinan pasien yang punya batu empedu untuk terkena kanker kandung empedu adalah 38 kali lipatnya orang yang tidak punya batu empedu.
  7. Masa muda gemuk, berat badan 20% – 30% melebihi orang yang berumur sebaya dapat juga menambah kemungkinan tumbuhnya kanker kandung empedu.
  8. Pengerasan kandung empedu. Kalsifikasi dinding kandung empedu banyak ditemui pada wanita yang berusia 65 tahun ke atas, merupakan tahap terakhir dari radang kandung empedu yang bersifat akut, persentase pengerasan kandung empedu yang berubah menjadi tumor mencapi 22%.

Cara Mencegah Kanker Saluran Empedu

Melakukan pencegahan terhadap penyakit kanker empedu ini sudah menjadi kewajiban setiap orang. Agar masa hidup didunia ini lebih lama. Meskipun toh yang menentukan umur manusia adalah tuhan Allah SWT namun yang pasti kita dapat berusaha untuk menghindari dan selalu mawas diri terhadap hal buruk yang akn terjadi. termasuk mengenai penyakit kanker kandung empedu.
Cara mencegah tumor saluran empedu dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat. Seperti tidak merok, minum – minuman keras / beralkohol, Banyak makan sayuran dan buah – buahan, hindari terlalu sering makan gorengan dan rajin berolah raga.
Cara mencegah kanker saluran empedu dapat dilakukan dengan cara diatas sehingga anda bisa mengantisipasi datangnya penyakit yang berbahaya ini. Sebenarnya tidak haya untuk mencegah kanker kandung empedu saja. Melainkan berbagai macam penyakit yang berbahaya lainnya.

Diagnosis kanker Saluran Empedu / Cholangiocarcinoma

Prosedur diagnosis kanker saluran empedu meliputi pemeriksaan fisik dan serangkaian tes. Pelaksaan tes tersebut di antaranya:
  1. Tes darah untuk melihat tanda-tanda kanker dengan memeriksa kadar antigen kanker 19-9 dalam darah dan fungsi organ hati.
  2. Tes pemindaian dilakukan dengan USG, CT scan atau MRI guna melihat kondisi tidak normal yang mengindikasikan kanker saluran empedu.
  3. Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) atau endoskopi saluran empedu untuk memeriksa saluran empedu hingga usus halus.
  4. Biopsi dengan mengambil sampel jaringan saluran empedu untuk diperiksa dengan mikroskop.
  5. Percutaneous transhepatic cholangiography (PTC) guna melihat saluran empedu yang lebih detail.
Pengobatan kanker Saluran Empedu

Pengobatan Kanker Saluran Empedu

Sebelum melakukan pengobatan kanker saluran empedu, biasanya dokter akan melakukan penilaian terhadap tingkat penyakit kanker yang diderita oleh pasian. Penilaian ini berguna untuk menentukan langkah yang tepat ketika menangani penderita tumor saluran empedu.
  1. Tahap I : organ kanker sebatas lapisan mukosa, dan merupakan sumber kanker. Melakukan operasi bisa memberikan hasil yang sangat baik.
  2. Tahap II : organ kanker menginvasi hingga ke lapisan otot. Setelah menjalankan operasi, pasien kemungkinan hidup 5 tahun bisa mencapai 20% – 30%.
  3. Tahap III : organ kanker menginvasi hingga ke dinding kandung empedu. Pasien setelah menjalankan operasi juga kemungkinan hidup 5 tahun bisa mencapai 20% – 30%.
  4. Tahap IV : organ kanker menginvasi hingga ke dinding kandung empedu dan kelenjar getah bening di sekitarnya. Sebagian dari pasien tahap ini bisa menjalankan operasi bagian luar, tapi secara keseluruhan hasilnya kurang maksimal, sebagian kecil pasien dapat bertahan hidup sampai 5 tahun ke atas.
  5. Tahap V : organ kanker menginvasi ke hati secara langsung atau bahkan juga menyebar hingga ke organ lainnya. Kanker kandung empedu telah membesar ke seluruh tubuh, waktu hidup pasen jarang sekali ada yang bisa melebihi 1 tahun.
Setelah melakukan penilaian tingkat keparahan kanker empedu. kemudian dokter melakukan pengobatan sesuai dengan cara berikut ini;
  • Operasi : 1. pengangkatan kandung empedu 2. pengangkatan perluasan kandung empedu 3. pengangkatan sebagian organ yang berdekatan dengan empedu
  • Radioterapi : Pada bagian tertentu yang tersisa atau tumbuh kembali, dikerjakan terapi pembunuhan sel kanker dengan penyinaran radiasi tingkat tinggi
  • Kemoterapi : melalui obat yang diminum atau infus pada pembuluh darah, melewati arus peredaran darah mencapai setiap bagian dan bekerja melawan kanker.
  • Terapi gen bertarget : khusus bagian kanker kandung empedu, diberikan obat terapi terkait, obat masuk ke dalam badan dan akan memilih sel kanker yang tepat untuk dibunuh.
Setelah pengobatan selesai, pasien masih perlu mengalami pemeriksaan secara berkala, seperti pemindaian, tes laboratorium guna mengetahui perkembangan kondisi dan efek samping akibat pengobatan. Selama beberapa tahun setelah pengobatan selesai, dokter biasanya akan menganjurkan pemeriksaan rutin setiap enam bulan.
Demikian ulasan singkat seputar Kanker saluran empedu; Gejala, penyebab, cara mencegah dan pengobatanya. Guna dijadikan sebagai sumber informasi buat anda yang ingin mengetahui penyakit yang berbahaya ini. Terimakasih atas kunjungan anda terhadap situs tips hidup sehat dan cantik. Semoga bermanfaat.

Kanker Saluran Empedu; Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya!
Tag pada:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Pesan WhatsApp